UU No. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) [denda kurungan 6-‐12 thn dan/atau denda 1-‐2 milyar]
UU No. 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Surat Edaran Kementrian Komunikasi dan Informatika No. 1/Februari 2011 tentang Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Pelayanan Publik (ISO-‐SNI 20000)
Surat Edaran Kementrian Komunikasi dan Informatika No. 5/Juli 2011 tentang Tata Kelola Keamanan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (ISO-‐SNI 27000)
Prilaku Internet Sehat
Hindari situs dan forum yang berbahaya (menjurus ke aktivitas kejahatan internet –penipuan, kejahatan seksual dll-)
Pasang aplikasi Parental Control (kontrol orang tua)
Gunakan aplikasi yang dapat memblokir situs berbahaya (judi dan dewasa)
Hati-hati mengunduh (download)
Hati-hati dengan budaya jiplak dan retas (hack)
Hati-hati berkomentar
Pertebal iman agama yang menjadi salah satu Firewall utama dalam diri pengguna internet.
Jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 82 juta orang dan berada pada peringkat ke-8 dunia. Dari jumlah tersebut, 80 persen di antaranya adalah remaja berusia 15-19 tahun. (Kemen Kominfo, 2015)
Pengaruh konten negatif di internet
pornografi, perjudian, penipuan, pelecehan, pencemaran nama baik, cyberbullying dan kejahatan dunia maya
INSAN (Internet Sehat dan Aman)
Internet sehat adalah aktivitas manusia yang sedang melakukan kegiatan online (daring) baik browsing, Chating, Social media, upload dan download secara tertib, baik dan beretika sesuai norma-norma dan aturan yang berlaku di masyarakat
Internet sehat adalah cara berprilaku yang beretika saat mengakses informasi dari internet dan tidak melanggar hukum, seperti Pelanggaran Hak Cipta, Hacking dan Mengakses Konten Ilegal dan negatif (Situs Dewasa)
Internet sehat adalah aktivitas Internet yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna internet, baik secara kriteria usia, profesi dan keyakinan Yang bertujuan adanya Konten yang pas dan tidak melanggar dengan aturan hukum Cyber yang berlaku.
Fenomenologi => pandangan berpikir yang menekankan pada pada fokus kepada pengalaman-pengalaman subjektif manusia dan interpretasi dunia.
Interaksi Simbolik => pendekatan ini berasumsi bahwa pengalaman manusia ditengahi oleh penafsiran.
Kebudayaan => melibatkan kajian sosiologi dan antropologi
Etnometodologi => adalah studi tentang bagaimana individu menciptakan dan memahami kehidupannya sehari-sehari – metodenya untuk mencapai kehidupan sehari-hari.
Etnografi => studi keseluruhan budaya di lapangan
Penelitian Lapangan => pengamatan berperanserta.
Grounded Theory => dilakukan untuk mengembangkan teori tentang minat terhada fenomena.
Manakah yang lebih dulu dikenal manusia, bahasa dulu atau komunikasi dulu?
Tugas ini menjadi pengganti absensi / kehadiran Anda untuk pertemuan kuliah hari ini. (jadi Anda tidak perlu menandatangani absen)
Tenggat waktu / deadline pengerjaan tugas hingga pukul 17.00 wib pada hari ini (sesuai jadwal kelas Anda).
Tugas dikolektifkan kepada komti kelas Anda dalam sebuah pelastik bening (tuliskan nama kelas).
Komti menyimpan tugas (yang sudah dikolektif) di atas lemari / Locker (Feri Ferdinan) yang terdapat di ruang dosen pada waktu yang sudah ditentukan di poin ke 2.
Tugas ini tidak bisa menyusul atau tidak ada susulan.
Tugas ditulis tangan dalam kertas kuarto bergaris (minimal 1 halaman)
Kemukakan pendapat Anda dengan diperkuat fakta dan data
(silahkan bentuk grup kelas matakuliah ini –yang baru langsung bergabung-)
SMS / WA / LINE: 0812 226 1830
Peraturan di Kelas
Berisik, ngobrol dan mengganggu perkuliahan dipersilahkan langsung keluar ruangan
Toleransi waktu keterlambatan masuk kelas, bebas
Tidak usah ketuk pintu, langsung masuk kelas dengan tertib
Perlu ke toilet juga sama, langsung saja
Absen / daftar hadir akan disebar max. 30 menit sebelum kuliah berakhir (kecuali jika ada sesuatu, menyesuaikan situasi dan kondisi)
Berhalangan hadir harus memberikan keterangan (surat sakit dan surat izin berhalangan hadir) yang ditujukan untuk dosen mata kuliah ini
Tidak diperkenankan untuk pindah kelas
-Angkatan senior atau junior yang juga mengambil mata kuliah ini penentuan kelas berdasarkan absen pertama kali perkuliahan
Mahasiswa mengulang mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan Mahasiswa baru mengambil mata kuliah ini
Komponen Penilaian
Kehadiran: 16 pertemuan (14 kuliah dan 2 kali ujian) (4 kali tidak hadir = gugur)
Tugas pribadi / kelompok (telat = tidak mengerjakan tugas)
–Titip pada teman
–Email (disertai surat sakit dari dokter –foto aja-) => tugasferiferdinan@gmail.com
Ujian Tengah Semester (UTS)
Ujian Akhir Semester (UAS)
-Komposisi atau porsi perhitungan nilai bergantung pada dinamika kelas
-Penulisan identitas (nama lengkap –bukan nama samaran-, NPM, kelas, no urut absen)
Contoh penilaian
Contoh penilaian dari kampus
Memastikan kesesuaian nilai
Nilai di dosen = nilai di sekretariat / simak
Merasa tidak puas dengan perolehan nilai
Untuk memperkuat argumen, maka setiap tugas agar selalu digandakan (copy).
Catatan lain
Tidak ada perbaikan dan remedial (sementara ini)
(telat / tidak ikut ujian) Akan diberikan waktu susulan ujian (konsekuensi nilai dipotong 30%) kecualibentrok (jadwal dan kartu ujian), dispensasi kampus (universitas, fakultas, prodi), ada kerabat meninggal (surat keterangan), dan sakit (disertaisuratketerangan)
Informasi waktu ujian susulan di papan pengumuman (depan ruang dosen) atau di komti masing-masing kelas
Film adalah gambar-hidup, atau sering disebut movie
Film secara kolektif, disebut Cinema
Dalam bahasa Inggris, terdapat kata ketiga dari “film” dan “sinema” yaitu “movies” yang berasal dari kata move yang berarti bergerak, sehingga movies bisa diartikan sebagai gambar yang bergerak atau hidup
slide 2
Awal hadirnya inspirasi untuk membuat gambar bergerak muncul setelah seorang ilmuwan yang bekerja di Paris memotret pergerakan binatang dengan tujuan membandingkan pergerakan binatang satu dan lainnya. Dia adalah Etienne Jules Marey
Selanjutnya, pada 1877, Seorang fotografer bernama Eardweard Muybridge disewa oleh seorang peternak kuda jutawan, Leland Stanford. Stanford hendak membuktikan taruhannya bahwa ketika berlari keempat kaki kuda di angkat ke atas tanah.
Ia pun memutuskan untuk membuktikannya dengan memotret kuda berkali-kali. Didapatkannya 12 foto, dan ternyata benar. Ada momen dimana keempat kaki kuda tersebut melayang. Ketika beliau menggerakkan gambar-gambar itu dengan cepat, kuda itu terlhat berlari. Sejak itu pengaruhnya terhadap animasi dan pembuatan film sangat besar.
Hingga pada 1882, Marey menyempurnakan sebuah photographic gun camera yang dapat mengambil 12 potret dalam satu piringan (kamera gambar bergerak yang pertama). Inilah kamera gambar bergerak yang pertama ditemukan.
Dari temuan-temuan tersebut, kemudian orang mengenal projektor untuk menikmati gambar bergerak yang dihasilkan dari proses fotografi. Adalah Thomas Alfa Edison yang mengembangkan fungsi kamera yang mampu merekam gambar bergerak, dan tidak hanya memotret gambar diam.
slide 5
Era sinematografi pun dimulai dengan diciptakannya film dokumenter singkat yang pertama kali di dunia oleh Lumiere bersaudara.
Film pertama itu berjudul Workers Leaving the Lumiere’s Factory dan hanya berdurasi beberapa detik saja. Selain itu ceritanya hanya menggambarkan para pekerja pabrik yang pulang dan meninggalkan tempat kerja mereka di pabrik Lumiere.
Meski begitu film ini tercatat dalam sejarah sebagai film pertama yang ditayangkan dan diputar di Boulevard des Capucines di kota Paris, Perancis. Tanggal pemutaran film itu pada tanggal 28 Desember 1895 kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya sinematografi.