Khalayak dalam Industri Media Massa Elektronik

Definisi

  • Khalayak adalah massa yang menerima informasi massa yang disebarkan oleh media massa, mereka terdiri dari publik pendengar atau pemirsa sebuah media massa (bungin, 72: 2009)
  • Merujuk pada sekelompok orang yang menerima pesan yang sama pada saat yang sama

 

Khalayak (McQuail)

  • Kumpulan penonton, pembaca, pendengar dan pemirsa
  • Khalayak sebagai massa
  • Khalayak sebagai publik atau kelompok sosial
  • Khalayak sebagai pasar

 

Asal usul khalayak

  • Konsep “khalayak” (audience) dalam konteks komunikasi telah dikenal sejak jaman Yunani Kuno. Pada masa itu pengertian khalayak menunjuk pada sekumpulan orang yang menonton suatu pertunjukan (misalnya drama, atau pertandingan)

 

Klasifikasi khalayak media

  • Demografis
  • Segmentasi berdasarkan peta kependudukan, (usia, jenis kelamin, tingkat penghasilan, agama, suku dll)
  • Geografis
  • Segmentasi berdasarkan unit geografis (kota, provinsi, pulau, negara dll.)
  • Psikografis
  • Segmentasi berdasarkan pada kebiasaan massa /khalayak dalam mengonsumsi media

 

Berdasarkan agb nielsen (socio economic status)

SES Pengeluaran / bulan (‘000) Proporsi (%)
A 3000
B 2000 – 3000
C1 1500 – 2000
C2 1000 – 1500
D 700 – 1000
E 700 atau kurang

AGB Nielsen membagi populasi data pada 2273 rumahtangga koresponden yang tersebar di 10 kota besar Indonesia, yaitu:

  • Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek)
  • Surabaya dan sekitarnya (Gerbangkertasusila)
  • Bandung
  • Semarang
  • Medan
  • Makassar
  • Yogyakarta dan sekitarnya (DIY, Sleman & Bantul)
  • Palembang
  • Denpasar
  • Banjarmasin

Sumber:AGB Nielsen Peoplemeter Technology, January 2010 (agbnielsen.net)

 

Sifat khalayak media

  • Khalayak yang aktif
  • Khalayak yang aktif mencari informasi di dalam media massa (tidak mudah percaya. Membandingkan informasi, terbiasa berliterasi media

Little john, (1996: 333)

  • Selektif,
  • Utilitarianisme, sesuai kebutuhan
  • Intensionalitas, sengaja
  • Involvement, terlibat
  • Impervious to influence, tidak mudah dibujuk
  • Khalayak yang pasif
  • Khalayak hanya menerima pesan media secara mentah-mentah (tidak mempunyai filter tertentu pada informasi yang disampaikan media) (mudah terpengaruh)

 

Proses bisnis media massa elektronik (khusunya di negara liberal dan demokrasi)

  • Informasi -> khalayak
  • Media massa sebagai pemegang hak siar untuk informasi
  • (pemilik modal) -> media massa (penyebaran informasi) -> khalayak (berupa iklan, opini, dan informasi peristiwa)

 

Peran khalayak untuk media massa

  • Media massa dalam melakukan kegiatan produksi informasi membutuhkan biaya operasional
  • Biaya operasional dihasilkan dari pemilik modal yang menggunakan jasa media massa (di bidang penyebaran informasi)
  • Media massa semakin banyak menghasilkan keuntungan jika bisa menarik minat khalayak
  • Semakin banyak khalayak yang menonton, maka perusahaan media massa mempunyai posisi tawar yang tinggi untuk menentukan harga setiap ruang durasi (slot)

 

Masyarakat menentukan konten media massa

  • Media massa dituntut menyajikan informasi yang menarik minat masyarakat (khalayak)
  • Media massa dituntut menyajikan informasi sesuai kebutuhan masyarakat (segmentasi)
  • Media massa dituntut menyajikan informasi sesuai norma dan hukum yang berlaku di masyarakatnya

Tren Manajemen Media Elektronik

 

Produksi konten media

  • Internal
  • Eksternal

 

Internal

  • Diproduksi oleh karyawan tetap dan tidak tetap yang tergabung di internal perusahaan
  • Sk tetap
  • Sk kontrak

 

Konvergensi sdm

  • Perampingan karyawan
  • Karyawan yang bekerja di satu holding perusahaan akan melayani pembuatan konten untuk beberapa anak perusahaan di bidang yang sama

 

Eksternal

  • Dikerjakan oleh pihak eksternal perusahaan

-Kontributor

-Koresponden

-Stringer

-Jurnalisme warga

-Rumah produksi

 

Kerja sama eksternal dengan perusahaan

  • Pihak internal melelang produksi
  • Pihak eksternal mengajukan permohonan

 

Dampak negatif

  • Memperketat persaingan
  • Memperkecil kesempatan kerja secara internal
  • Memperkecil kesejahteraan

 

Dampak positif

  • Terciptanya lapangan pekerjaan baru
  • Memperluas bidang pekerjaan
  • Menciptakan variasi tayangan atau konten media massa elektronik
  • Keefektifan sistem kerja
  • Efisiensi sistem kerja
  • Penghematan pengeluaran

Tugas – Dasar-dasar Jurnalistik 2016-2017 – TP2

Membuat tulisan berita langsung

Ketentuan isi

  1. Buatlah tulisan BERITA LANGSUNG dengan tema PELAKSANAAN UTS.
  2. Buatlah tulisan yang sesuai dengan EYD (Ejaan yang disempurnakan).
  3. Masing-masing mahasiswa dalam satu kelas pastikan menulis dengan perspektif berbeda.
  4. Tugas ini akan diperlihatkan di pertemuan berikutnya setelah penugasan diberikan.
  5. Tugas ini hanya bisa dikumpulkan pada waktu UAS (ujian akhir semester) saja, di luar UAS, tidak akan diterima.

Ketentuan Teknis

  1. Unduh lembar penulisan di sini => Dasar-dasar Jurnalistik 2016-2017 – TP2
  2. Tulisan Anda wajib diketik di dalam kotak yang disediakan, sesuai format pada lembar jawaban
  3. Font: Times new roman 11, spasi 1,5
  4. Setiap paragraf dibuat menjorok
  5. Ketik Nama, NPM, Kelas pada kolom yang sudah disediakan
  6. Banyaknya tulisan, 1 halaman penuh saja (lebih dari satu halaman akan dikembalikan)

Sumber Daya Manusia

 

Sumber Daya Manusia dalam Industri Media Elektronik

  • sumber daya manusia adalah individu yang bekerja sebagai penggerak suatu organisasi, baik institusi maupun perusahaan dan berfungsi sebagai asset yang harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya.

struktur media massa

pemimpin redaksi

 

divisi redaksi

 

non redaksi

 

Tipe / jenis SDM Media Massa Elektronik

  • Karyawan tetap
  • Karyawan tidak tetap
  • Kontributor

 

  • Peningkatan kualitas SDM
  1. Pelatihan
  2. Kesejahteraan
  3. Sistem kerja yang sehat
  4. Rotasi yang seimbang
  5. Tim kerja yang solid
  6. Promosi
  • Peran pemerintah
  1. Penegakkan hukum soal ketenagakerjaan

 

 

kode etik jurnalistik

kode etik jurnalistik

Fungsi Pers

  • Fungsi informasi (to inform)
  • Fungsi mendidik (to educate)
  • Fungsi menghibur (to entertain)
  • Fungsi mempengaruhi (to influence)
  • Fungsi Penghubung (to mediate)
  • Fungsi Pengawasan (to watch)

 

Tugas Wartawan

  • Mengaplikasikan fungsi Pers
  • Menjadi Wartawan yang memiliki integritas dan profesional
  • Namun, sebagai pribadi yang bebas, Wartawan dan Pers mempunyai potensi menyalahgunakan dan disalahgunakan kepentingan yang negatif
  • Memutar balikan Fakta
  • Membuat berita bohong (Hoax)
  • Membuat berita yang menghasut
  • Memicu konflik

 

Landasan Hukum Pers

  • Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers
  • Undang-undang nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran
  • P3SPS
  • Kode etik jurnalistik

 

Cuplikan P3SPSS -pedoman prilaku penyiaran dan standar program siaran

Pasal 62

  1. SPS sebagaimana dimaksud pada Pasal paling sedikit memuat panduan kelayakan isi Siaran mengenai:
  • a. Menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa;
  • b. Menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  • c. Penghormatan atas suku, budaya, agama, ras, dan antargolongan serta budaya;
  • d. Penghormatan terhadap kesopanan, kepantasan, dan kesusilaan;
  • e. Penghormatan terhadap hak privasi dan pribadi;
  • f. Perlindungan terhadap hak anak, remaja, perempuan, kelompok masyarakat minoritas dan terpinggirkan;
  • g. Penghormatan atas lambang negara;
  • h. Kewajiban netralitas;
  • i. Kewajiban Lembaga Penyiaran untuk menyiarkan siaran jajak pendapat, hitung cepat, dan pemilihan umum legislatif, pemilihan umum presiden, dan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota secara adil dan berimbang;
  • j. Penegakan etika jurnalistik;
  • k. Penegakan etika periklanan;
  • l. Bahasa;

 

kode etik jurnalistik

  • Untuk menjamin kemerdekaan pers dan memenuhi hak publik untuk memperoleh informasi yang benar, wartawan Indonesia memerlukan landasan moral dan etika profesi sebagai pedoman operasional dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakkan integritas serta profesionalisme.
  • Tidak beritikad buruk
  • Tidak menerima suap
  • Menghasilkan berita yang akurat (verifikasi, kroscek sehingga tidak membuat berita bohong, cabul, fitnah, sadis dan menyangkut SARA)
  • Tidak plagiat
  • Independen / tidak berpihak
  • Berimbang/ cover both side
  • Menerapkan asas praduga tidak bersalah (menyebutkan inisial nama tersangka)
  • Melindungi kehidupan pribadi, kecuali untuk kepentingan publik
  • Melindungi identitas korban pelaku kejahatan
  • Tidak diskriminasi
  • Menghargai hak tolak (melindungi identitas narasumber)
  • Melayani hak jawab dan koreksi narasumber secara proporsional

UTS tugas menulis berita langsung – review

 

Review Tugas UTS – 2020

    • nama untuk file, berbeda dengan nama dalam isinya
    • ada beberapa file yang sama
    • Tulisan diberikan judul (ada beberapa yang tidak memberikan judul)
    • Efek Corona di Rumah Sendiri (ini adalah tema, bukan judul)
    • Bentuk tulisan, sebaiknya melaporkan apa yang paling dekat dulu dengan penulis
    1. Apa yang terjadi di rumah Anda sendiri
    • Sebutkan tempat kejadian, lengkap dengan nama daerah, rt/rw dan seterusnya
    • Fokus tulisan ditunjukkan oleh judul
    1. Corona mendekatkan hubungan keluarga
    2. Ayah lockdown rumah
    3. Persediaan sembako di Warung habis
    4. Tetangga panik gara-gara corona
    5. Pak RW desa cimekar gelar desinfektan
    6. Kakak panik gak mau salaman
    7. 9 gangguan belajar di rumah
    8. Ayah langgar himbauan pemerintah kerja di rumah
    9. dst
    • fokus di rumah sendiri
    1. bukan kota bogor, bogor selatan, indonesia
    • Artikel dalam berita langsung, sebaiknya diperkuat kutipan dari wawancara, untuk memberikan kesan tidak beropini

Tipologi Jurnalistik

Tipologi Pers

Mengadopsi M. Djen Amar (Hukum komunikasi jurnalistik 1984: 31-31) bahwa kualitas pers diklasifikasikan dalam dua kelompok :

  • Pers berkualitas (quality newspaper)
  • Pers populer (popular newspaper)
  • Pers kuning (yellow newspaper)

 

Pers berkualitas (quality newspaper)

  • Pers berkualitas adalah pers yang memerhatikan aspek etik, hukum, moril dan intelektual.
  • Pers yang tidak terpengaruh dengan persoalan yang sedang tren.

 

Pers populer (popular newspaper)

  • Lembaga pers yang konten informasinya menyesuaikan isu yang sedang hangat dibicarakan.
  • Menyesuaikan selera pembaca (khalayak), meskipun terkadang kurang memerhatikan kaidah etik, hukum, moral dan intelektual.

 

Pers kuning (yellow newspaper)

  • Pers kuning terkadang dianggap sebagai pers yang tidak mengindahkan kaidah jurnalistik ideal
  • Karakteristiknya, judul yang bombastis dan tidak mencerminkan isi, bahkan terkadang “tidak nyambung”.

 

abis coli

 

abis curi motor

 

perbedaan jurnalistik

Ruang Lingkup Jurnalistik #2 (end)

 

Tajuk Rencana / Editorial

  • Tajuk rencana adalah artikel dalam surat kabar yang merupakan opini atau pandangan redaksi mengenai sebuah isu.
  • Biasanya isu yang sedang menjadi tren,
  • Tajuk Rencana adalah langkah redaksi dalam menyoroti isu, melakukan kritik, saran dan harapan.

tajuk rencana

 

Opini

  • Artikel opini adalah tulisan lepas berisi opini/pandangan seseorang (pakar) yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan kontroversial.

artikel opini

 

Karikatur

  • Karikatur, berasal sari kata caricare ( bahasa Itali ) yang maknanya memberi muatan atau tambahan ekstra.
  • Gambar atau penggambaran suatu objek konkret dengan cara melebih-lebihkan ciri khas objek tersebut.
  • Karikatur sudah sedemikian lama merebak ke segala penjuru dunia, sebagai “seni khusus” gambar distortif wajah dan figur tokoh masyarakat

karikatur jokowi karikatur arb

 

Kartun

  • Kartun adalah lukisan tentang peristiwa-peristiwa harian yang digambarkan secara menyenangkan / menarik. (A. S. Hornby dalam Mat Nor Husin (1988)
  • Kartun sebagai sejenis lukisan yang mengisahkan hal sehari-hari secara berjenaka. (T. Iskandar)

 

kartun ompasikom